KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari (Unmuh Kendari) resmi meraih status Akreditasi Institusional dengan peringkat A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada Jumat, 13 April 2026. Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan institusi pendidikan yang terus berinovasi untuk meningkatkan standar akademik dan layanan mahasiswa di Sulawesi Tenggara.
Pengumuman resmi diterima oleh Rektor Unmuh Kendari, Prof. Dr. Ir. H. Sulaiman Hasim, M.T., yang langsung menyampaikan kegembiraan atas hasil evaluasi komprehensif yang dilakukan oleh tim ahli BAN-PT selama lima bulan terakhir. Peringkat A merupakan pengakuan tertinggi terhadap komitmen universitas dalam memenuhi standar kualitas pendidikan nasional dan internasional.
“Ini adalah hasil kerja keras seluruh sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Kendari. Kami bangga bahwa investasi kami dalam peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat telah diakui secara nasional. Akreditasi A ini bukan akhir, melainkan awal dari komitmen yang lebih besar untuk terus berkembang,” ujar Prof. Sulaiman Hasim dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Rektorat, Kamis (12 April 2026).
Perjalanan Menuju Akreditasi A
Universitas Muhammadiyah Kendari, yang didirikan pada tahun 1986 atas inisiatif Muhammadiyah Sulawesi Tenggara, telah menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam dua dekade terakhir. Institusi yang awalnya hanya memiliki tiga program studi kini berkembang menjadi universitas dengan 12 fakultas dan lebih dari 50 program studi, melayani lebih dari 15.000 mahasiswa aktif.
Proses menuju akreditasi A bukanlah perjalanan yang singkat. Universitas memulai persiapan intensif sejak tahun 2024 dengan melakukan evaluasi diri menyeluruh terhadap semua aspek institutional. Sejak acreditasi sebelumnya pada tahun 2021 dengan peringkat B, pimpinan universitas menginstruksikan seluruh unit untuk melakukan perbaikan berkelanjutan di berbagai bidang.
“Kami membentuk tim khusus untuk memastikan semua kriteria akreditasi terpenuhi dengan baik. Setiap fasilitas dievaluasi, setiap program akademik dikaji, dan setiap proses administratif ditingkatkan efisiensinya,” jelas Dr. H. Moh. Yunus, M.Si., Wakil Rektor Bidang Akademik, dalam wawancara yang kami lakukan di kantornya, Senin (14 April 2026).
Upaya peningkatan mutu ini mencakup beberapa aspek krusial. Pertama, Unmuh Kendari melakukan modernisasi infrastruktur akademik dengan membangun perpustakaan digital berstandar internasional, laboratory komputer terbaru, dan ruang kuliah yang dilengkapi dengan teknologi pembelajaran interaktif. Investasi infrastruktur ini mencapai lebih dari 50 miliar rupiah selama tiga tahun terakhir.
Kedua, universitas fokus pada peningkatan kualifikasi dosen. Program pengembangan dosen melalui pendidikan lanjutan ke jenjang S3, penelitian, dan publikasi ilmiah di jurnal terakreditasi internasional diprioritaskan. Hingga saat ini, lebih dari 65 persen dosen Unmuh Kendari telah memiliki gelar doktor (S3), melampaui standar minimum BAN-PT yang mensyaratkan 50 persen.
“Kami juga mengirim dosen untuk mengikuti training di universitas partner luar negeri, menghadiri konferensi internasional, dan berkolaborasi dalam penelitian lintas negara. Investasi pada sumber daya manusia ini adalah prioritas utama kami,” tambah Dr. Yunus.
Ketiga, universitas meningkatkan fokus pada penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pusat penelitian dan inovasi didirikan dengan fasilitas lengkap untuk mendukung riset dosen dan mahasiswa. Pada tahun akademik 2024-2025, Unmuh Kendari mencatat 127 publikasi ilmiah di jurnal nasional dan 34 publikasi di jurnal internasional, jauh melampaui target awal.
Peran Kepemimpinan dan Visi Jangka Panjang
Kesuksesan meraih akreditasi A tidak lepas dari kepemimpinan yang visioner. Prof. Dr. Ir. H. Sulaiman Hasim, yang menjabat sebagai Rektor sejak 2020, membawa visi ambisius untuk membuat Unmuh Kendari menjadi universitas terkemuka di kawasan timur Indonesia dengan standar internasional.
“Visi kami adalah menjadi universitas yang unggul dalam mengintegrasikan nilai-nilai Muhammadiyah, inovasi akademik, dan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat. Akreditasi A adalah bukti bahwa visi ini bukan hanya slogan, tetapi komitmen yang dapat diukur,” kata Prof. Sulaiman Hasim.
Untuk mewujudkan visi tersebut, universitas telah menetapkan rencana strategis jangka panjang hingga tahun 2035. Salah satu komponen penting adalah penguatan ekosistem inovasi dan entrepreneurship. Unmuh Kendari telah membangun incubator bisnis yang telah membantu lebih dari 50 startup mahasiswa dalam tiga tahun terakhir, menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong ekonomi kreatif di Kendari.
Selain itu, universitas juga membangun kerjasama strategis dengan universitas-universitas terkemuka baik di Indonesia maupun mancanegara. Hingga tahun 2026, Unmuh Kendari telah menjalin kemitraan dengan 18 universitas internasional di Asia, Eropa, dan Amerika, membuka peluang pertukaran mahasiswa, dosen, dan penelitian bersama.
Dampak Akreditasi A terhadap Ekosistem Akademik
Peraihan akreditasi A membawa dampak positif yang signifikan bagi seluruh pemangku kepentingan universitas. Bagi mahasiswa, akreditasi ini meningkatkan kredibilitas dan nilai diploma mereka di pasar kerja nasional dan internasional. Banyak perusahaan multinasional dan institusi pemerintah yang lebih percaya diri dalam merekrut lulusan Unmuh Kendari dengan akreditasi A.
“Kami sudah menerima banyak inquiry dari perusahaan-perusahaan besar yang tertarik dengan lulusan kami. Beberapa bahkan membuka lowongan khusus untuk fresh graduate dari universitas dengan akreditasi A,” ujar Dra. Siti Nurhaliza, M.M., Kepala Pusat Karir dan Layanan Alumni Unmuh Kendari, dalam sesi wawancara pada Selasa (15 April 2026).
Bagi dosen dan peneliti, akreditasi A membuka peluang pendanaan penelitian yang lebih besar, baik dari pemerintah maupun institusi swasta. Universitas juga berkomitmen meningkatkan tunjangan penelitian dan publikasi untuk mendorong dosen terus berinovasi.
Bagi institusi universitas secara keseluruhan, akreditasi A membuka pintu untuk ekspansi program akademik baru, khususnya program-program unggul yang relevan dengan kebutuhan industri. Rencana Unmuh Kendari adalah membuka program studi baru di bidang teknologi energi terbarukan, manajemen pelabuhan, dan sustainable tourism, yang sesuai dengan potensi ekonomi Sulawesi Tenggara.
Tantangan dan Rencana Keberlanjutan
Meskipun meraih akreditasi A, Unmuh Kendari menyadari bahwa tantangan masih cukup besar. Kepala Unit Berita Kampus, Faisal Rahman, S.S., M.Kom., mengakui bahwa universitas harus terus berinovasi untuk mempertahankan dan meningkatkan akreditasinya.
“Akreditasi A adalah pencapaian, tetapi bukan tujuan akhir. Kami harus terus memantau standar internasional dan melakukan penyesuaian kurikulum, fasilitas, dan proses akademik agar tetap relevan. Akreditasi berikutnya pada tahun 2031 akan menjadi tes seberapa serius komitmen kami terhadap continuous improvement,” jelas Faisal Rahman.
Universitas telah menyiapkan strategi keberlanjutan dengan fokus pada tiga pilar utama. Pertama, peningkatan kualitas pengajaran melalui penggunaan teknologi pembelajaran terkini seperti artificial intelligence, virtual reality, dan blended learning. Investasi dalam learning management system terbaru sudah dialokasikan dalam anggaran 2026.
Kedua, penguatan riset dan publikasi internasional dengan menargetkan minimal 100 publikasi di jurnal terindeks scopus per tahun. Untuk itu, universitas akan membentuk research clusters yang mengelompokkan dosen dari berbagai disiplin ilmu untuk bekerja pada topik-topik strategis yang relevan dengan kebijakan nasional dan kebutuhan pembangunan daerah.
Ketiga, peningkatan responsivitas terhadap kebutuhan industri dan masyarakat melalui program magang, apprenticeship, dan community service learning yang lebih terstruktur. Universitas juga akan memperkuat unit penelitian aplikatif yang langsung berkontribusi pada solusi masalah masyarakat lokal.
Apresiasi dan Pengakuan
Pencapaian Unmuh Kendari juga mendapat pengakuan dari Organisasi Muhammadiyah. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sulawesi Tenggara, K.H. Dr. Samsul Hadi, M.Ag., menyatakan kebanggaan atas capaian institusi pendidikan yang menjadi aset berharga organisasi.
“Universitas Muhammadiyah Kendari telah membuktikan bahwa nilai-nilai Muhammadiyah dapat berjalan beriringan dengan standar akademik tinggi. Kami dorong universitas untuk terus menjadi agent of change dalam masyarakat, terutama dalam memberdayakan masyarakat Sulawesi Tenggara,” kata K.H. Dr. Samsul Hadi dalam surat resmi yang diterima rektorat.
Penutup
Peraihan akreditasi institusional A oleh Universitas Muhammadiyah Kendari merupakan hasil dari dedikasi seluruh sivitas akademika, dukungan pemerintah lokal, dan kepercayaan masyarakat selama puluhan tahun. Pencapaian ini membuktikan bahwa universitas yang berada di daerah dapat bersaing dengan institusi di pusat dengan standar kualitas internasional.
Ke depannya, Unmuh Kendari tidak hanya berkomitmen mempertahankan akreditasi A, tetapi juga terus meningkatkan kontribusinya terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, pembentukan karakter bangsa, dan pemberdayaan masyarakat lokal. Dengan dukungan penuh dari stakeholder dan semangat continuous improvement, Universitas Muhammadiyah Kendari siap menjadi pelopor pendidikan tinggi berkualitas di Indonesia bagian timur.
—
Kontak Informasi:
Unit Berita Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari
Jalan Sultan Qaimuddin No. 17, Kendari, Sulawesi Tenggara
Telepon: (0401) 3198888
Email: [email protected]