KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari (Unismuh Kendari) kembali menggelar rangkaian kegiatan akademik berskala besar pada hari Senin hingga Rabu, 7–9 April 2026. Tiga acara sekaligus diselenggarakan secara bersamaan, mencakup seminar nasional, webinar internasional, dan kuliah umum yang melibatkan lebih dari 500 peserta dari berbagai latar belakang akademis dan profesional.
Rangkaian kegiatan akademik ini diorganisir oleh Unit Berita Kampus bekerja sama dengan lima fakultas di Unismuh Kendari, yakni Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Pendidikan dan Pelatihan Guru, serta Fakultas Hukum. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan membangun jejaring akademik yang lebih luas.
Ketua Unit Berita Kampus Unismuh Kendari, Dr. Andi Pratama, S.Kom., M.Si., mengatakan bahwa penyelenggaraan tiga acara akademik secara bersamaan merupakan langkah strategis untuk memaksimalkan partisipasi sivitas akademika dan masyarakat luas.
“Kami percaya bahwa melalui seminar, webinar, dan kuliah umum yang terstruktur dengan baik, mahasiswa kami dapat mengakses wawasan terkini dari para ahli di berbagai bidang. Selain itu, ini adalah kesempatan emas bagi para praktisi industri untuk berbagi pengalaman langsung dengan generasi penerus bangsa,” ujar Dr. Andi Pratama dalam sesi pembukaan pada Senin (7/4) pukul 08.00 WITA di Aula Gedung Rektorat Unismuh Kendari.
Seminar Nasional: Transformasi Digital dalam Sektor Pendidikan
Acara pertama yang digelar adalah Seminar Nasional bertema “Transformasi Digital dalam Sektor Pendidikan: Tantangan, Strategi, dan Peluang di Era Industri 5.0.” Seminar ini dihadiri oleh sekitar 200 peserta, termasuk dosen, peneliti, mahasiswa tingkat akhir, dan para profesional pendidikan dari berbagai universitas di kawasan Indonesia Timur.
Pembicara utama seminar ini adalah Prof. Dr. Bambang Suryanto, M.Pd., seorang pakar teknologi pendidikan dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Prof. Bambang memaparkan evolusi penggunaan teknologi dalam pembelajaran, mulai dari pembelajaran berbasis komputer tradisional hingga artificial intelligence dan machine learning yang semakin canggih.
“Transformasi digital bukan sekadar soal mengganti papan tulis dengan layar digital. Ini tentang bagaimana kita merancang ekosistem pembelajaran yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan. Universitas seperti Unismuh Kendari memiliki peran penting dalam mengadopsi teknologi ini secara cerdas,” jelas Prof. Bambang Suryanto dalam presentasinya yang berlangsung selama 90 menit.
Selain itu, seminar juga menghadirkan pembicara dari industri teknologi pendidikan, yaitu Ibu Siti Nurhaliza, CEO PT. EduTech Indonesia, yang membahas aplikasi praktis platform pembelajaran digital dalam meningkatkan aksesibilitas pendidikan di daerah terpencil. Ibu Siti berbagi studi kasus pengimplementasian platform e-learning di sekolah-sekolah di Sulawesi Tenggara dalam tiga tahun terakhir.
“Kami telah membantu lebih dari 50 sekolah di Sulawesi Tenggara mengakses platform pembelajaran digital berkualitas. Hasilnya, tingkat partisipasi siswa meningkat hingga 65% dalam enam bulan pertama. Ini membuktikan bahwa teknologi, jika digunakan dengan tepat, dapat menjadi penyeimbang kesenjangan pendidikan,” tutur Ibu Siti Nurhaliza dengan antusias.
Sesi seminar dilanjutkan dengan diskusi panel yang melibatkan empat narasumber, yaitu Dekan Fakultas Pendidikan dan Pelatihan Guru Unismuh Kendari (Dr. Hendra Wijaya, M.Pd.), seorang peneliti teknologi pendidikan dari Universitas Halu Oleo (Dr. Yusuf Rahman, M.Sc.), kepala dinas pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara (Drs. Muchammad Irfan, M.A.), dan seorang pengusaha bidang startup teknologi (Budi Santoso, S.T., M.B.A.). Panel ini berlangsung selama 60 menit dengan banyak pertanyaan dari peserta.
Webinar Internasional: Green Business dan Sustainability
Bersamaan dengan seminar nasional, pada hari yang sama juga diselenggarakan Webinar Internasional dengan tema “Green Business dan Sustainability: Strategi Bisnis Ramah Lingkungan untuk Pertumbuhan Ekonomi Jangka Panjang.” Webinar ini menghadirkan pembicara dari tiga negara berbeda dan diikuti oleh lebih dari 150 peserta dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
Pembicara utama webinar ini adalah Dr. Michael Johnson, Ph.D., seorang profesor bisnis keberlanjutan dari University of Melbourne, Australia. Dr. Johnson menyajikan penelitian mendalam tentang bagaimana perusahaan multinasional menerapkan strategi bisnis hijau untuk meningkatkan profit sekaligus mengurangi dampak lingkungan.
“Green business bukan lagi sekadar trend atau corporate social responsibility semata. Ini adalah keharusan bisnis di abad ke-21. Perusahaan yang tidak beradaptasi dengan tren ini akan tertinggal. Di sisi lain, perusahaan yang mengintegrasikan sustainability dalam model bisnis mereka terbukti lebih resilient menghadapi krisis ekonomi dan environmental shocks,” terang Dr. Michael Johnson dalam pembukaan webinarnya.
Pembicara kedua adalah Encik Ahmad Zainudin, Managing Director PT. Green Energy Solutions Malaysia, yang membahas implementasi energi terbarukan dalam industri manufaktur di Asia Tenggara. Encik Ahmad menawarkan perspektif praktis tentang ROI (Return on Investment) dari investasi green technology dalam jangka pendek dan panjang.
“Kami telah membantu 30 perusahaan manufaktur di Malaysia dan Singapura melakukan transisi energi hijau. Rata-rata, mereka berhasil mengurangi biaya operasional hingga 25% dalam dua tahun pertama, sambil mengurangi emisi karbon hingga 40%. Data ini menunjukkan bahwa sustainability dan profitabilitas bukan dua hal yang bertentangan,” jelas Encik Ahmad Zainudin.
Pembicara ketiga adalah Dr. Lily Tan, Direktur Institute for Sustainable Development di National University of Singapore (NUS). Dr. Tan mempresentasikan studi tentang consumer behavior dalam konteks sustainable products, dengan fokus khusus pada pasar Asia Tenggara yang sedang berkembang pesat.
Webinar ini juga menghadirkan panel diskusi dengan tiga narasumber lokal dari Indonesia, yakni Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unismuh Kendari (Dr. Syaiful Anwar, M.B.A.), seorang entrepreneur di bidang pertanian berkelanjutan (Herlianto Sitorus, S.Tn.), dan peneliti lingkungan dari Universitas Halu Oleo (Prof. Dr. Muslimin Ibrahim, M.Si.).
Kuliah Umum: Teknologi AI dan Masa Depan Pekerjaan
Acara ketiga yang tidak kalah penting adalah Kuliah Umum berjudul “Teknologi Artificial Intelligence dan Transformasi Pasar Kerja: Persiapan Diri untuk Profesi Masa Depan,” yang diselenggarakan pada Rabu (9/4) pukul 10.00 WITA di Auditorium Kampus Unismuh Kendari. Kuliah umum ini dihadiri oleh lebih dari 300 mahasiswa dari berbagai program studi.
Pembicara kuliah umum ini adalah Dr. Reza Gunawan, S.Kom., Ph.D., seorang expert di bidang artificial intelligence dan machine learning yang telah bekerja di perusahaan teknologi terkemuka seperti Google dan Microsoft. Dr. Reza memberikan insight tentang perkembangan teknologi AI terkini dan implikasinya terhadap pasar kerja global.
“Artificial intelligence tidak akan menghilangkan pekerjaan, tetapi akan mengubah sifat pekerjaan itu sendiri. Profesi di masa depan akan banyak melibatkan kolaborasi antara manusia dan mesin. Oleh karena itu, mahasiswa hari ini harus mempersiapkan diri dengan skill yang sulit digantikan oleh AI, seperti critical thinking, creativity, emotional intelligence, dan adaptability,” ujar Dr. Reza Gunawan dengan nada yang menginsipirasi.
Dr. Reza juga menampilkan beberapa demonstrasi aplikasi AI dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari chatbot cerdas hingga sistem rekomendasi yang mempelajari preferensi pengguna. Peserta terlihat sangat tertarik dan aktif bertanya tentang prospek karir di industri teknologi dan bagaimana memulai pembelajaran AI dari tingkat dasar.
Rektor Unismuh Kendari, Prof. Dr. Ir. Syahrul, M.T., hadir untuk memberikan sambutan di akhir kuliah umum. Prof. Syahrul mengapresiasi inisiatif Unit Berita Kampus dan menekankan pentingnya pengembangan academic excellence dalam kurikulum Unismuh Kendari ke depannya.
“Sebagai institusi pendidikan tinggi, kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman. Kehadiran pembicara-pembicara kelas dunia seperti Dr. Reza Gunawan adalah bukti upaya kami untuk membuka wawasan mahasiswa terhadap tren global. Saya mengharapkan setiap mahasiswa Unismuh Kendari tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga menjadi agen perubahan di masyarakat,” katanya sambil memberikan penghargaan kepada panitia penyelenggara.
Dampak dan Harapan ke Depan
Dr. Andi Pratama, Ketua Unit Berita Kampus, mengungkapkan optimismenya terhadap dampak positif dari rangkaian kegiatan akademik ini. Menurutnya, melalui seminar, webinar, dan kuliah umum, Unismuh Kendari tidak hanya memberikan nilai tambah bagi mahasiswanya, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan human capital di kawasan Indonesia Timur secara lebih luas.
“Kami telah menerima feedback yang sangat positif dari peserta. Banyak mahasiswa yang mengatakan bahwa mereka mendapatkan perspective baru tentang masa depan karir mereka. Begitu juga dengan dosen dan peneliti yang mengatakan bahwa mereka mendapatkan insight berharga untuk penelitian dan pengajaran mereka ke depan. Ini adalah bukti bahwa inisiatif kami tepat sasaran,” ujar Dr. Andi dengan bangga.
Untuk acara-acara serupa di masa depan, Unit Berita Kampus telah merencanakan untuk mengundang lebih banyak pembicara internasional dan melibatkan lebih banyak institusi akademik dari luar Kendari. Selain itu, akan ada upaya untuk merekam dan mendokumentasikan semua sesi sehingga dapat diakses oleh mahasiswa dan masyarakat yang tidak dapat hadir langsung.
“Kami juga akan mengembangkan sebuah platform online khusus yang akan menjadi repository untuk semua materi akademik dari kegiatan-kegiatan ini. Dengan cara ini, konten edukatif dapat diakses oleh siapa saja, kapan saja, dan di mana saja,” tambah Dr. Andi Pratama.
Penutup
Rangkaian kegiatan akademik di Universitas Muhammadiyah Kendari pada 7–9 April 2026 menunjukkan komitmen institusi dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang dinamis dan relevan dengan kebutuhan zaman. Melalui kolaborasi antara Unit Berita Kampus, berbagai fakultas, dan pembicara-pembicara terkemuka dari berbagai negara, Unismuh Kendari berhasil menghadirkan platform bagi sivitas akademika dan masyarakat luas untuk belajar, berbagi, dan berkembang bersama.
Diharapkan bahwa momentum ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan dalam kegiatan-kegiatan mendatang, sehingga Universitas Muhammadiyah Kendari semakin dikenal sebagai salah satu pusat pembelajaran berkualitas tinggi yang mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, berdaya saing, dan berkontribusi positif bagi pembangunan nasional.
(Redaktur: Unit Berita Kampus Unismuh Kendari, 7 April 2026)